Enam Smartphone Unggulan Cacat Dalam Penjualan

LOS ANGELES - Laporan baru-baru ini mengungkapkan beberapa orang menemukansmartphone high-end yang mereka beli mengalami kerusakan saat membuka kotak ritel. Kerusakan yang dialami itu berkisar pada goresan atau piksel mati sampai pada ke rusaknya fungsi penting.
Memproduksi, melakukan pengepakan, dan pengiriman barang (smartphone) merupakan proses yang sulit, terutama jika dikirim ke luar negeri. Keberhasilan dari proses ini ialah kualitas kontrol yang ketat, sehingga barang dapat sampai ke tangan pengguna dengan utuh.
Anehnya beberapa smartphone flagship (unggulan) yang dibangun dengan kualitas yang tinggi dilaporkan mengalami kerusakan dalam kotak penjualan. Berikut smartphoneunggulan yang cacat dalam penjualan sebagaimana dilansir Phonearena, Jumat (10/4/2015).


Nexus 6
Salah satu handset yang dilaporkan cacat dalam penjualan ialah Nexus 6. Handset ini dilaporkan harus menjalani perbaikan manufaktur dikarenakan baterai ponsel rusak. Untungnya, tidak ada kasus mengenai Nexus 6 meledak di celana pengguna dan Motorola memberikan penggantian tepat waktu.
Tapi terdapat kasus lainnya yakni logo Nexus mulai mengelupas dari panel belakanghandset Nexus 6 lainnya. Sehingga pengguna harus mengganti panel belakang handsettersebut.
 Nexus 5
Selain Nexus 6, pendahulunya, Nexus 5 juga pernah mengalami beberapa masalah. Hal ini tersebut dilaporkan awal Nexus 5 dikirimkan dengan lubang loudspeaker yang sempit, tombol yang berisik, tempat (tray) SIM yang tidak pas, dan bingkai layar tajam.
Kemudian handset ini harus menjalani perbaikan. Dalam perbaikan berikutnya, Nexus 5 mendapat lubang speaker yang lebih besar, tombol lebih baik, dan mengencangkan tray SIM.
 Samsung Galaxy S6 edge
Handset yang dilaporkan mengalami kerusakan ialah Samsung Galaxy S6 edge. Beberapa peminat smartphone flagship, Galaxy S6 edge menerima unit Samsung tersebut tergores dengan piksel mati dan berubah warna bercak di layar.
Kendati demikian ini semua bukan berarti kesalahan pihak Samsung, mengingat handsetyang dibangun di Korea dan Taiwan ini harus melalui perjalanan panjang ke Amerika dan belahan dunia lain, yang artinya kerusakan bisa saja terjadi pada selama proses pengiriman tersebut.(http://techno.okezone.com/)

0 komentar:

Posting Komentar