Blackphone Ponsel Android Anti Sadap


Jakarta - Di antara beberapa penemuan unik di sepanjang tahun 2014, nama Blackphone ternyata masuk ke dalam daftar Top 25 Inventions 2014 versi majalah TIME. 

Gadget lain yang masuk daftar ini adalah Surface Pro dan Apple Watch yang masih bikin penasaran.

Bagi Anda yang belum tahu apa itu Blackphone, ini sekilas tak ubahnya perangkat ponsel pada umumnya. Hanya saja, perangkat ini memiliki keistimewaan khusus dalam hal keamanan.
Perangkat ini lahir dari keresahan warga Amerika Serikat yang merasa tidak aman dengan privasi ponselnya. Mengacu dari laporan sebuah data center di Amerika Serikat, Pew, hampir setengah dari warga AS merasa tidak nyaman ketika berbagi informasi pribadi melalui telepon genggamnya.

Blackphone dirancang untuk menaruh segala bentuk privasi di atas segalanya. Diproduksi oleh sebuah perusahaan dengan nama yang sama, Blackphone berjalan di atas sistem operasi Android yang sudah dimodifikasi dengan melucuti beberapa fitur yang rentan terhadap data, seperti sinkronisasi calender.
Perangkat ini juga dilengkapi dengan enskripsi panggilan, pesan, dan browsing history di tingkat yang jauh melampaui ponsel pintar biasa. 

Namun, di antara kelebihan tersebut, Blackphone menjadi target para penegak hukum. Yang mana dengan teknologi enskripsi Blackphone itu tentunya akan membuat sulit para polisi untuk menangkap kriminalitas.


Perangkat yang memiliki jeroan, seperti prosesor quad core Nvidia terbaru Tegra 4i berkecepatan 2 GHz, RAM 1 GB, dan memori internal 16 GB ini dibanderol dengan harga Rp 7 jutaan.


Diperkenalkan pertama kali di ajang Mobile World Congress 2014, Blackphone memang lebih mengincar pengguna kelas elit dibanding pengguna biasa.

Alasannya jelas, karena pengguna di kelas ini sangat sensitif dengan keamanan data pribadinya mengingat berbagai transaksi yang dilakukan melalui ponselnya.

Untuk menyodorkan hal tersebut, Blackphone dibekali rangkaian aplikasi yang diklaim mengusung teknik berbeda dibanding aplikasi pada umumnya.

Hacker yang sangat mengetahui selak-beluk pencurian data pada ponsel pun diyakini tak akan mudah membobolnya.

Selain itu, penggunaan teknik ‘berbeda’ ini juga mampu memberikan keamanan komunikasi bagi pengguna, tanpa kuatir dimata-matai.

Bentang layarnya 4,7 inch dengan resolusi HD (1280x720 pixel) dan memiliki kamera belakang 8 MP serta kamera depan 5 MP. Di samping itu Blackphone juga telah mendukung LTE.

Berminat meminang ponsel anti sadap ini? Seperti dilansir Ubergizmo, Senin (16/6/2014), harganya terbilang lumayan dengan banderol harga sebesar USD 629 atau sekitar Rp 7,4 juta. Pembesutnya disebut akan mulai memasarkannya 3 minggu dari sekarang.(http://inet.detik.com/)

0 komentar:

Posting Komentar